oleh

Astaga, Bendera PSI Dilempar ke Tempat Sampah, ini Anehnya

Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Utara meradang usai mengetahui sejumlah bendera partainya dibuang ke tempat sampah.

Hal ini pertama kali diketahui dalam unggahan akun media sosial facebook milik Junita Manangkot.

Anehnya dalam video tampak Camat Mapanget Kota Manado, Rein Heydemans terlihat bersitegang dengan seseorang yang diduga adalah Caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Dalam sebuah unggahan video di Dalam video tersebut, sang penggugah video memprotes sikap Camat Mapanget, Rein Heydemans yang melarang dan mencabut atribut bendera milik PSI.

Menurut Heydemans, Partai Nasdem telah terlebih dahulu memberikan informasi, untuk memasang bendera di lokasi yang telah dipasang oleh PSI.

“Nasdem sudah memberitahu lebih dulu karena Ketum mereka akan ke sini,” kata Heydemans dalam video tersebut.

Sambil berjalan meninggalkan pengunggah video, Camat Mapanget ini menyebut Nasdem sudah lebih dulu memasang, sambil menyuruh orang-orang mencabut bendera PSI.

Di video lainnya, pengunggah video merekam atribut bendera PSI yang telah dibuang di tempat sampah.

“Kurang ajar sekali, baru habis dipasang lima menit yang lalu, dibuang di tempat sampah dan diganti dengan bendera Partai Nasdem. Padahal baru dipasang beberapa menit, dan ini keterlaluan dan dibuang di tempat sampah, sangat-sangat tidak baik dan yang kami pasang dibuang semua,” katanya dalam video yang berdurasi 21 detik.

Video yang diunggah tersebut mendapat tanggapan dari netizen. Sudah lebih dari 3200 netizen memberikan komentar, dan video ini juga telah dibagikan sebanyak lebih dari 2600 kali.

Hal ini langsung mendapat tanggapan sejumlah netizen Sulwesi Utara. Mereka menyayangkan ulah Camat sebagai pejabat publik yang seharusnya netral justru bermain politik praktis.

Ada juga yang menduga itu adalah suruhan atasannya. Hal itu dilakukan untuk menyelamatkan posisinya sebagai Camat.

Pemasangan atribut PSI berkaitan dengan kedatangan ketua umum PSI Grace Natalie di Sulut. Dia akan melakukan kampanye dialogis pada 26 Maret 2019 di Gedung Pusgiat Tondano, Kabupaten Minahasa dan di Gedung Manado Convention Center Manado pada 27 Maret 2019.

Sedangkan ketua umum Partai Nasdem, Surya Paloh akan menggelar kampanye akbar di Stadion Klabat Manado pada 27 Maret 2019.

Ketua DPW PSI Sulut, Melky Pangemanan kepada wartawan sudah menegaskan pihaknya akan meneruskan hal ini ke Bawaslu dan kepolisian. Dia juga meminta kadernya untuk tidak terprovokasi atas kejadian tersebut.

Senada, Ketua PSI Manado Rocky Mende mengecam tindakan tersebut. Dia menilai hal ini mirip pola orde baru. Dirinya tegas menyatakan akan melawan segala bentuk kesewenang-wenangan tersebut.

Diketahui, Walikota Manado Godbles Sofcar Vicky Lumentut kini telah menjadi kader Partai Nasdem. Sebelumnya dia menjabat sebagai Ketua DPD Demokrat Sulut.

Baca juga: Lumentut ke Nasdem, Korupsi Bantuan Banjir Trending Topic

Baca juga: Ini Alasan Walikota Manado Tinggalkan Demokrat Gabung Nasdem

Baca juga: 2 Kepala Daerah yang Sempat Viral, Kini Jadi Ketua Nasdem

Kepidahannya ke Nasdem waktu itu sempat menuai polemik. Bahkan DPP Partai Demokrat menuding, Partai Nasdem menyandera Lumentut terkait kasus hukum yang menderanya.

Penulis: Lala Nvidia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed