oleh

Klasiknya Vespa Piaggio 1967

Seiring dengan laju perkembangan jaman, teknologi pun ikut berkembang. Lebih khusus ke bidang otomotif, semakin hari desain baik body maupun mesin yang ditampilkan semakin baik.

Sekumpulan brand menampilkan tampilan desain body yang semakin futuristik untuk setiap produk mobil/motor guna menarik perhatian konsumen. Akan tetapi bagi beberapa orang, kendaraan dengan tampilan yang klasik lebih menarik bagi mata mereka.

Adalah James Regar, pria kelahiran 30 April 1980 yang sehari-harinya berprofesi sebagai bar konsultan di beberapa café di kota Manado, memiliki hobi bartender/juggling botol.

Pemuda ini memiliki kecintaan dengan kendaraan klasik. Buktinya dia memiliki kendaraan Vespa Piaggio. Begitu banyak pilihan produk baru di pasaran otomotif dengan kualitas dan desain yang jauh lebih baru ketimbang Vespanya ini. Akan tetapi kecintaannya terhadap Vespa membuatnya tidak bisa pindah ke produk yang lain.

Untuk memperkuat kesan klasik yang dimiliki motornya ini, dia pun memberi hiasan cat berwarna super white dan red burgundy pada seluruh body Vespanya. Selain itu diberi hiasan white wall pada kedua bola depan dan belakangnya. Untuk ban sendiri, dia menggunakan brand IRC dengan velg standar bawaan pabrikan.

Sedangkan pada bagian mud guard dia menggunakan mud guard merk Piaggio asli Italia. Kemudian lebih lanjut lagi, pada bagian stir, batok dan headlight dia menggunakan brand Aprilia asli dari Italia. Untuk knalpot dia menggunakan knalpot standar tipe semi racing. Sehingga membuat kesan klasik semakin kental ketik ketika mata singgah di motornya ini.

Kendaraan keluaran tahun 1967-nya ini memiliki mesin yang masih standar, yakni berukuran 150cc. Walaupun terbilang mesinnya sudah lumayan tua, namun mesin motornya terawat dengan sangat baik oleh James. Buktinya dia sering menggunakan motornya untuk touring Gorontalo, Bitung, Kotamobagu, Minahasa bersama teman-teman sekomunitasnya ataupun dipakai sehari-hari.

Dengan konsep scooter klasik, dia-pun tergabung dalam komunitas yang diberi nama Scooter Owner Group (SOG).

“SOG berdiri mulai tahun 2002. Untuk sekarang anggota yang terdaftar ada 30 orang,” jelas pemuda yang pernah menjuarai kejuaran bartender tingkat nasional pada tahun 2006 – 2010 ini.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed