oleh

Menang Praperadilan, Ketua PKB Bebas Penjara

Ketua Partai Kebangkitan Nasional (PKB) Sulawesi Utara, Greety Tielman Iskandar dinyatakan menang dalam gugatan Praperadilan atas termohon, Kepala Kepolisian RI cq. Kapolda Sulut.

Atas kemenangan tersebut, Hakim PN Manado, Halijah langsung memerintahkan termohon untuk segera membebaskan Greety Tielman Iskandar dari tahanan Polda Sulut.

Keputusan ini diambil Halijah, saat memimpin sidang pra peradilan,  Kamis  (20/12/2018).

Keputusan ini berdasarkan nomor perkara :28/Pid.Pra/2018/PN Mnd. Tielman ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi, penyalahgunaan Jabatan dan wewenang dalam Proses Pengadaan dan Pelaksanaan, Pekerjaan Konstruksi Fisik Renovasi Hall-B  GOR Koni Sario, Manado Tahun Anggaran  2015, dalam hal ini PT Mitra Sejahtera Mulia.

Walau telah diperintahkan membebaskan Greety Tielman Iskandar, Polda tidak bisa langsung membebaskannya, karena belum menerima salinan Surat Keterangan dari Pengadilan.

“Syukurlah kalau kakak saya menang gugatan, tapi info yang diterima bahwa dia akan dibebaskan besok (Jumat, red), karena polisi belum menerima salinan keputusan dan hari juga sudah malam, jadi katanya sekalian besok pagi saja baru dibebaskan,” kata Grace Tielman adik kandung Greety Tielman.

Calon Anggota DPRD Provinsi Sulut dari Partai PKB ini, ditahan sejak 18 Oktober 2018 sesuai dengan Sprint.Han/15/X/2018/Dit.Reskrimsus.

Selanjutnya surat penahanan Greety Tielman diperpanjang Polda Sulut melalui Surat Perpanjangan Penahanan nomor Print-830/R.1.5/Fd.1/11/2018, tertanggal 5 November 2018 .

Greety Tielman ditetapkan sebagai tersangka korupsi bersama dua rekannya dalam proyek, renovasi gedung Hall-B Koni Manado Tahun Anggaran  2015, berbanderol Rp.2.335.400.000.

Penahanan Greety Tielman juga pernah diprotes oleh Ketua Umum LSM, Adat Waraney Puser In Tana’ Toar-Lumimuut, John Pandeirot.

Menurut Pandeirot, Tielman secara administrasi tidak bersalah, karena tidak menandatangani berkas proyek. Tielman dinilai hanya membantu temannya untuk memberikan pinjaman uang modal kerja.

Wajar bila uang hasil kerja proyek, dipakai untuk mengganti uang yang dipinjam dari Tielman.

“Saya kira penahanan ini keliru, pasti ada unsur politis di dalam penahanan beliau. Wajarlah kalau mereka yang meminjam uang dari ibu Greety Tielman,  harus menggantinya dengan mentransfer ke rekening pribadi ibu Greety Tielman. Saya rasa itu wajarlah,” kata Pandeirot.

Penulis : Emmanuel Athlon

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed