oleh

Kasihan, Wajah dan Perut Wanita Hamil Bonyok Dipukuli Kekasih

Tim Khusus (Timsus) Kepolisian Resort Kepulauan Talaud mengamankan SM alias Svengli (27), warga Tule, Melonguane Timur, Jum’at (30/11/2018).

Dia diduga melakukan penganiayaan terhadap pasangan kumpul kebonya, JT alias Jeni, Rabu (28/11/2018), sekira pukul 17.00 WITA. Akibatnya, kekasihnya yang sedang hamil tersebut harus menjalani perawatan medis secara intensif di rumah sakit.

Kasatreskrim Polres Kepulauan Talaud, Iptu Jesly Hinonaung kepada media membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya pelaku kini berada di Mapolres Talaud untuk diproses lebih lanjut.

“Kekasihnya yang sedang hamil kini menjalani perwatan di RSUD Mala akibat luka penganiayaan yang dialaminya,” jelas Hinonaung.

Dia menjelaskan ,dari informasi yang diterima keduanya belum menikah tapi sudah hidup bersama dalam satu atap laiknya pasangan suami istri.

Rabu (28/11/2018) pagi, SM alias Svengli menuju Kantor BPJS Melonguane mengambil Kartu BPJS milik sang kekasih. Entah godaan apa, Svengli justru mampir untuk minum minuman keras.

Dia baru tiba di rumah sekitar pukul 17.00 WITA dalam kondisi teler alias sudah mabuk. Korban yang sudah lama menanti, kesal dan memarahi Svengli yang datang dengan kondisi tak sadar maksimal.

Tak terima dimarahi, Svengli balik marah dan emosi. Wanita yang menjadi teman hidupnya itu langsung dibuatnya seperti karung pasir. Svengli melayangkan pukulan ala Chris John ke wajah korban. Tak puas dia kemudian mencekik dan memukul perut yang berisi janin tak berdosa.

Korban yang bonyok dan kesakitan kali ini tak terima, dia kemudian mengambil langkah untuk mempermasalahkan pasangan kumpul kebonya tersebut. Luka yang diderita akibat pukulan membabi buta pelaku, menjadi bukti perbuatan emosional kekasihnya itu.

Dia langsung melaporkan masalah itu ke pihak kepolisian. Menerima laporan tersebut, pihak kepolisian langsung meresonnya. Tak hitung tiga, Tim Khusus (Timsus) Kepolisian Resort Kepulauan Talaud langsung melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.

48 jam sempat melenggang bebas, terduga pelaku penganiayaan akhirnya terciduk tim kepolisian. Dia langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres Talaud untuk diproses lebih lanjut.

Svengli harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Jika kasus terus diproses, kemungkinan dia hanya akan mendengar proses persalinan kekasihnya dari bilik tahanan yang sempit dan dingin.

Penulis: Kayla Carissa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed