oleh

APBD 2019 Sah, ROR-RD Siap Lanjutkan Bakti

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, dalam rangka persetujuan dan penetapan Perda tentang APBD 2019, Selasa (27/11/2018).

Ketua DPRD Minahasa, James Rawung mengatakan, legistatif selalu mendukung program pemerintah, apalagi program dalam mensejahterakan masyarakat.

“APBD 2019 telah kami setujui, semoga pengguna anggaran daerah ini bisa membuat kesejahteraan lebih meningkat. Kita sekarang masuk dalam era pembangunan Minahasa,” kata Rawung.

Bupati Minahasa, Royke Roring yang hadir dalam penetapan APBD tersebut, mengucapkan terima kasih atas dukung penuh legislatif terhadap tugas dan tanggungjawab pemerintah lewat pengesahan APBD 2019 ini.

“Saya dan bapak Robby Dondokambey menyampaikan apresiasi yang besar kepada Pimpinan serta Anggota Dewan yang sudah menyetujui rancangan APBD 2019 ini,” kata Roring.

Bupati mengatakan DPRD mengerti dan memahami, berbagai aspirasi dan kebutuhan dana untuk masyarakat.

APBD ini menurut Roring adalah untuk masa depan Kabupaten Minahasa 5 tahun ke depan. Sehingga bila digunakan dengan benar dan bertanggung jawab, Minahasa akan lebih maju kedepan.

“Pembangunan Minahasa tergantung dari penggunaan APBD ini. Semua infrastruktur akan terbangun dengan baik, bila dana ini digunakan dengan baik,” ujarnya.

Bupati Roring mengatakan APBD Kabupaten Minahasa tahun 2019 yang ditetapkan sebesar Rp1.362.762.279.726.

Item-item didalamnya banyak yang diperuntukan untuk rakyat, Roring yakin dengan dana tersebut mampu merubah wajah Minahasa ke depan.

“Pemerintah dan legislatif harus sama-sama menjaga dan mengawal penggunaan APBD, sehingga tepat sasaran sesuai dengan peruntukannya,” tegas Roring.

Roring mengajak semua pengguna anggaran APBD 2019, supaya bisa menggunakan dana secara transparan, efektif dan akuntabel.

Ditetapkannya APBD 2019 disambut baik oleh masyarakat Minahasa. Apalagi menurut mereka, dalam APBD tersebut ada tertera item dana duka sebesar Rp2,5 juta.

“Kami bangga dengan Bupati Roring, karena yang saya dengar APBD tahun depan banyak yang pro rakyat. Termasuk dana duka yang mulai digulirkan sejak Oktober lalu,” terang Gerry warga Tondano.

Banyak warga yang berharap APBD ini bisa digunakan untuk merubah wajah Ibukota Tondano.

“Saya sebagai warga Tondano ingin melihat perubahan disini. Sehingga identitas kota mati yang melekat selama ini bisa terhapuskan,” lanjut Gerry.

Penulis : Lala Nvidia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed