oleh

Astaga, Hilang Setahun, Mobil KPK Ditemukan Berganti Pelat

Keberhasilan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara, dalam mengungkap sindikat kasus penggelapan mobil, mendapat apresiasi dan pujian dari pemilik kendaraan.

Usai menggelar jumpa pers di Mapolda Sulut Kamis (8/11/2018), Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito mengatakan, kendaraan yang berhasil disita akan dikembalikan kepada pemiliknya.

Bernard Saroinsong (54), salah seorang pemilik kendaraan mengaku senang dan mengapresiasi kinerja Polda Sulut dalam menuntaskan kasus ini.

Dirinya berterima kasih pada pihak Polda Sulut, karena mobilnya yang sempat hilang bisa ditemukan kembali.

“Mobil Fortuner VRZ saya sudah ditemukan, itu ada terparkir di Polda. Saya bersyukur dan berterima kasih kepada Pak Kapolda dan jajarannya, yang berhasil menemukan kembali mobil saya,” katanya kepada media di Mapolda Sulut.

Dirinya mengaku, mobil kesangannya itu hilang sejak 1 Mei 2017. Modus pelaku meminjamnya dengan membawa nama KPK, namun setelah dipinjam, mobilnya tak kunjung datang.

“Mobil saya hilang sejak 2017 lalu, mereka sudah mengganti nomor pelat mobil saya. Tapi saya tahu dan kenal itu adalah mobil saya,” tambah dia.

Diketahui, kasus penggelapan mobil sudah bergulir sejak Juli 2018. Polda Sulut berhasil menangkap jaringan sindikat tersebut.

Dari puluhan tersangka yang diciduk, empat tersangka merupakan anggota oknum Polisi yang bertugas di Polres Kota Kotamobagu.

Kapolda Sulut, dalam jumpa pers di Mapolda Sulut Kamis (8/11/2018), menyebut Kasus ini bisa dituntaskan karena beberapa tersangka buka mulut.

Hingga kini, sudah 14 tersangka yang diamankan di Polda Sulut, kasus mereka ada yang sudah masuk dalam penanganan Kejaksaan Tinggi Sulut.

Kapolda juga sesalkan ada empat oknum anggotanya yang menjadi otak dalam kasus ini. Bila buktinya lengkap Kapolda mengatakan, mereka akan diberhentikan secara tidak hormat.

“Ada empat anggota saya yang terlibat, mereka akan saya tindak tegas. Sangat disayangkan, karena mereka seharusnya melindungi masyarakat,  bukan malah bikin susah. Kalau bukti lengkap, mereka akan dipecat,” kata Kapolda.

Dalam kasus penggelapan mobil ini, Polda Sulut menyita barang bukti berupa 18 unit mobil, 1 lembar STNK mobil asli. Juga 4 lembar STNK mobil palsu, 2 lembar pajak mobil palsu, 1 (satu) lembar pajak asli mobil.

Penulis : Emmanuel Athlon

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed