oleh

Lahan Pertanian Jadi Perumahan, RTRW Kota Manado Direvisi

Pemerintah Kota (Pemkot) Manado akhirnya menggelar rapat revisi Peraturan Daerah (Perda) No 1 Tahun 2014, tentang Rencana Tata Ruang Tata Wilayah (RTRW).

Rapat yang digelar di Balai Kota Manado, Kamis (8/11/2018), dipimpin oleh oleh Sekretaris Kota (Sekkot) Manado, Micler Lakat.

Rapat revisi ini dihadiri oleh Kadis PUPR Royke Mamahit, Kepala DLH Yohanis Waworuntu, Kepala Bapelitbangda Liny Tambayong dan Kabag Hukum Yanti Putri.

Dalam rapat tersebut, Sekkot mengatakan bahwa perubahan RTRW Kota Manado sangat mendesak. Hal ini disebabkan karena sudah banyak pelanggaran yang terjadi dalam pemanfaatan lahan di Kota Manado.

“Revisi ini harus segera diselesaikan, ini sangat mendesak. Revisi ini juga dilaksanakan oleh 14 kabupaten/kota di Sulawesi Utara,” kata Lakat.

Sebelum menggelar rapat pembahasan revisi RTRW, Pemkot Manado melakukan konsultasi dokumen revisi Perda RTRW di Badan Informasi Geospasial (BIG) Cibinong.

Dalam konsultasi tersebut, Kadis PUPR Roy Mamahit menyebut, proses konsultasi ini sangat pro rakyat. Karena itu, Pemkot akan segera membahas sehingga bisa secepatnya selesai.

“Pembahasan ini nantinya sangat pro rakyat, proses konsultasi berjalan dengan baik, kami sangat antusias untuk menggenjot penyelesaiannya,” kata Mamahit.

Sementara itu, Kabid Tata Ruang BIG Cibinong, Ryan Pribadi menjelaskan, butuh waktu sebulan untuk menerbitkan rekomendasi.

“Untuk dilakukan percepatan, maka proses penyempurnaan peta RTRW, akan diparalelkan dengan melaporkan dokumen revisi ke Kementerian Agraria/Tata Ruang,” katanya.

Percepatan pembahasan revisi RTRW juga sedang digenjot oleh Pemerintah Daerah Bolmong Timur (Boltim). Kabid Tata Ruang Boltim, Steven Wuisan memperkirakan pembahasan Perda RTRW di daerahnya akan tuntas pada depan.

“Jika tuntas tahun depan maka pembangunan akan dilaksanakan tahun 2019. Ada beberapa revisi lahan yang dikejar sehingga bisa segera tuntas,” kata Wuisan.

Lanjutnya, beberapa lahan yang bakal direvisi antara lain seperti Rumah sakit, TPA, Stadion, serta Pelabuhan.

Diketahui, saat ini di Kota Manado sangat banyak lahan yang disalahgunakan oleh pemilik maupun  pengusaha dalam membangun.

Salah satunya adalah daerah di Kecamatan Mapanget. Daerah lahan pertanian yang kini justru telah dibangun perumahan. Banyak warga berharap hasil dari pembahasan revisi ini bisa pro rakyat.

“Saya dan masyarakat disini berharap RTRW yang dibahas Pemkot Manado bisa sesuai dengan harapan kami sebagai masyarakat,” kata Bento Putra warga Mapanget.

Penulis : Emmanuel Athlon

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed