oleh

Jemaat Mapatu Salurkan Bantuan ke Sulteng

Duka korban bencana Gempa dan Tsunami di Kota Palu, Sigi dan Donggala, juga turut dirasakan warga di Kota Manado.

Untuk meringankan penderitaan mereka yang mengalami musibah, Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), Wilayah Manado Mapanget Tumpa (Mapatu) mengirimkan bantuan ke lokasi bencana di Sulteng.

Bantuan berupa logisitik dan sembago dikumpulkan oleh jemaat-jemaat GMIM yang ada di Wilayah Mapatu, yang dengan sukarela ingin berbagi bersama.

Sumbangan bencana yang dikumpulkan oleh jemaat selang dua minggu terakhir, akhirnya bisa disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulut.

Mengambil tagline “Bersama Kita Ringankan Beban Sesama Anak Bangsa”, BPMJ se-Mapatu memberikan sumbangan ke Posko Bencana di kantor BPBD Provinsi Sulut di Bilangan jalan kembang, Manado.

Ketua Jemaat GMIM Kharisma Buha, Pendeta Ria Luntungan menyebut, sumbangan tersebut dikumpulkan dari jemaat-jemaat yang ingin berbagi dengan sukarela.

Menurutnya, para jemaat diajak untuk mengingat betapa sulitnya kehidupan masyarakat di Palu dan Donggala pasca bencana.

“Mereka telah kehilangan segala-galanya. Ada banyak orang yang kehilangan anggota keluarga dan tempat tinggal,” katanya.

Namun menurutnya, mereka yang masih ada diberikan harapan oleh Tuhan, untuk bisa kembali membangun kehidupan mereka walau itu tidak mudah.

“Intinya kita sebagai warga GMIM, memiliki rasa kebersamaan dan tanggung jawab kepada sesama kita sebagai anak bangsa,” katanya kepada manadopedia.com.

Dia pun mengajak warga GMIM, harus menjadi seperti seorang perempuan Samaria yang memberikan bantuan dengan ikhlas tanpa pamrih.

“Jangan kita hanya mendengar cerita tetang perempuan Samaria, tapi kita tidak melakukannya dalam kehidupan kita. Itu sama saja bohong,” ujarnya.

Bantuan yang dikumpulkan sudah diserahkan kepada petugas Posko di BPBD, nantinya bantuan tersebut diantar langsung oleh petugas yang akan ke Palu.

“Bantuan akan disalurkan oleh BPBD, saya berharap ini bisa menjadi berkat kepada mereka yang saat ini memang sangat membutuhkan uluran tangan kita,” pungkasnya.

Diketahui, saat ini banyak bantuan yang dikumpulkan oleh elemen masyarakat di Kota Manado. Baik pemerintah, swasta, dan golongan Agama termasuk GMIM. Dengan harapan, mereka bisa kembali membangun kehidupan untuk kehidupan ke depan.

Penulis : Habel Sirenden

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed