oleh

Anneke Gronloh, Penyanyi Lagu Nina Bobo Meninggal Dunia

Johanna Louise Gronloh atau lebih dikenal dengan Anneke Gronloh, penyanyi legenda keturunan Indonesia-Belanda dikabarkan meninggal dunia pada usia 76 tahun, Minggu (16/9/2018) waktu Indonesia.

Anneke yang dilahirkan 7 Juni 1942 di Tondano Minahasa, Sulawesi Utara merupakan penyanyi legenda bergenre pop, folk, etnik dan big band.

Baca juga: Ridel Sumarandak, Peraih Emas AG Termuda untuk Indonesia

Anneke Gronloh merupakan penyanyi besar di tahun 1960-an. Dia sangat populer di kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam serta negara-negara di Eropa.

Dia adalah penyanyi lagu legendaris yang mungkin pernah dinyanyikan semua masyarakat Indonesia yakni Nina Bobo.

Tahun 1962 Anneke merilis empat lagu yang terkenal yaitu Buka Pintu, rambut Hitam Matanya Galak, Tjerewerewe dan lagu daerah asal Minahasa, O Ina Ni Keke.

Anneke Gronloh menjadi perwakilan belanda dalam kontes lagu Eropa tahun 1964 dan sangat dikenal ketika membawakan lagu Jij bent mijn leven.

Kabar meninggalnya Anneke yang kini sudah menetap di Prancis diumumkan manajemennya. Anneke yang seangkatan dengan penyanyi legendaris Indonesia Titiek Puspa, menjadi terkenal ketika hitsnya berhasil terjual 30 juta kopi.

Anneke Gronloh menghabiskan masa kecilnya di sebuah kamp Jepang. Usai Perang Dunia II, Anneke pergi ke Eindhoven Belanda dan memulai karir musiknya.

Tahun 1963, Anneke masuk dalam Guinness Book of Records ketika sejumlah lagunya menjadi hits dan menerima lima penghargaan emas hanya dalam waktu 10 bulan.

Anneke juga malang melintang sebagai penyanyi teater termasuk Snip dan Snap revue. Lama tak terdengar, tahun 2002 silam Anneke diberitakan menjadi pecandu alkohol oleh Paul de Leeuw dalam program TV NCRV.

Namun kabar tersebut dibantah Anneke, dia kemudian menuntut Paul dan NCRV. Paul kemudian akhirnya dipecat dan Anneke mendapat kompensasi atas pemberitaan negatif hoax terhadapnya.

Tahun 2009, Anneke merayakan 50 tahun keartisannya. Dia terlihat begitu bugar ketika membawakan beberapa tembang hitsnya.

Tahun 2010, Anneke kemudian dikabarkan mengalami penyakit paru berat dan harus bergantung dengan perangkat oksigen selama perawatan. Anneke sempat muncul tahun 2017 lalu saat tampil memperingati ulang tahun ke-100 Johnny Hoes.

Lagu-lagu Anneke yang begitu dikenal di antara puluhan karyanya seperti Asmara/Deri Kattjil, Boeroeng Kaka/Bengawan Solo, O Ina Ni Keke/Tjerewerewe, Rambut Itam Matanja/Buka Pintu dan Soerabaja/Mario.

Ada juga lagu berbahasa asing seperti Mama Jamaica/Steven, Oh Malaysia/You Belong To Me, Brandend Zand (Heisser Sand)/Trommel Van Bahia (42 In Chicago) dan Paradiso.

Penulis: Efge Tangkudung

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment

News Feed