oleh

Jumlah Wisatawan Tiongkok di Sulut Terus Meningkat

Upaya pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam mempromosikan pariwisata Sulut, mulai membuahkan hasil positif.

Data Badan Pusat Statisktik (BPS) menunjukkan Bulan Juli 2018, kunjungan wisatawan ke Sulut meningkat sebesar 17,49 persen dar bulan sebelumnya.

Pada Bulan Juni 2018, Sulut dikunjungi 10.107 orang wisatwan baik domestik maupun internasional. Bulan Juli kunjungan ke Sulut menjadi 11.875 orang wisatwan. Itu berarti ada peningkatan sebanyak 1768 wisatawan.

Kepala BPS Sulut, Ateng Hartono kepada media mengatakan upaya Pemprov, ternyata sangat membantu wisatwan untuk datang ke Sulut.

“Jumlahnya ada naik sekitar 1700 orang. Itu juga berkat promosi dari pemprov,” katanya di kantor BPS Sulut.

Angka ini menunjukkan kunjungan turis secara akumulatif hingga Juli 2018 tercatat 71 ribu orang, naik 41,487 orang bila dibandingkan tahun sebelumnya.

Ateng menjelaskan, bahwa turis asal Tiongkok masih mendominasi, yakni sebesar 86,94 persen atau sebayak 10.324 orang.

Kemudian disusul turis Jerman 200 orang (1,68 persen), Hongkong 191 orang (1,61 persen), Amerika 131 orang (1,10 persen), Australia 127 orang (1,07 persen).

Ada juga turis dari Belanda 110 orang (0,93 persen), Prancis 99 orang (0,83 persen), Singapura 83 orang (0,70 persen), Jepang 66 orang (0,56 persen), Inggris 60 orang (0,51 persen).

Diketahui, dengan dibukanya penerbangan langsung Maskapai Lion Air Manado-Bali PP, Ateng memperkirakan akan terjadi peningkatan kunjungan ke Sulut.

“Lion air bisa membantu kunjungan turis ke Sulut, karena membuka penerbangan langsung Bali-Manado,” ujarnya.

Penerbangan Manado-Bali tidak lagi transit, ini membuat turis lebih mudah datang ke Manado karena memiliki waktu perjalanan yang lebih singkat.

Penerbangan dari Denpasar-Manado, lima hari seminggu, dengan durasi pernerbangan satu kali setiap hari. Sedangkan Manado-Denpasar, juga hanya sekali dalam sehari yaitu setiap hari Senin, Selasa, Kamis, Jumat, Sabtu.

Sementara itu, GM  Bandara Sam Ratulangi, Minggus Gandeguai, menyambut baik rute ini. Karena kunjungan turis ke Sulut lebih banyak melalui Bandara Sam Ratulangi.

“Ini akan bagus, karena akan banyak turis dari Bali yang datang ke Manado,” kata Minggus.

Dia menambahkan, Bandara Sam Ratulangi terus berbenah diri untuk memberikan layanan yang memuaskan bagi setiap penumpang yang datang. Hal ini untuk menyambut turis mancanegara dan lokal yang berkunjung ke Sulut.

Penulis : Lala Nvidia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed