oleh

KPU Sulawesi Barat Eliminasi 54 Bacaleg DPRD

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat menggelar pleno penetapan Daftar Calon Sementara calon anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Sabtu (11/8/2018).

Kegiatan tersebut digelar di aula kantor Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Barat. Rapat lengkap tersebut juga diikuti wakil dari 16 partai yang akan mengikuti Pemilu 2019.

Rapat pleno tersebut dipimpin ketua KPU Sulawesi Barat, Rustang dan dihadiri personel lengkap komisioner. Mereka adalah Farhanuddi, Sukmawati M Sila, Adi Arwan Alimin, Said Usman Umar dan Fitrinela Patonangi.

Komisi Pemilihan Umum kemudian menetapkan 504 nama dalam Daftar Calon Sementara (DCS) Caleg DPRD Provinsi Sulbar. Itu berarti ada 54 nama yang harus rela tereliminasi dan gagal melangkah ke tahap berikut.

54 Bakal Calon Anggota Legislatif dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) yang ditetapkan peraturan dan perundang-undangan terkait Pemilu.

Ketua KPU Sulbar, Rustang kepada media mengatakan sejumlah nama tersebut dinyatakan TMS, karena tidak bisa melengkapi berkas hingga batas waktu yang ditetapkan.

Menurutnya, semuanya murni karena faktor kelengkapan administrasi. Jelas dia, tidak ada satupun nama yang pernah divonis karena korupsi, penggunaan narkoba atau kejahatan seksual.

Meski begitu, ketua KPU masih memberikan kesempatan jika ada pihak yang tidak puas, untuk melakukan banding ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulbar.

“Daftar nama bakal calon sementara akan diumumkan di media cetak dan elektronik. Kami memberikan waktu tiga hari untuk mengajukan banding di Bawaslu,” katanya.

Dia menjelaskan, dalam Sengketa Pemilihan Umum (Pemilu) di Bawaslu akan dimulai dengan proses mediasi antara dua pihak bersengketa. Jika memang terjadi deadlock atau tidak tercapai titik temu, baru akan dilanjutkan proses ajudikasi.

Diketahui, 16 parpol peserta Pemilu akan memperebutkan 45 kursi DPRD Sulbar. Ada tujuh Daerah Pemilihan (Dapil) yang akan memperebutkan kursi legislatif provinsi tersebut.

Sejumlah daerah pemilihan tersebut adalah Dapil 1 (Mamasa) sebanyak 6 kursi, Dapil 2 (Polaman A) sebanyak 8 kursi, Dapil 3 (Polaman B) 7 kursi. Kemudian Dapil 4 (Majene) 5 kursi, Dapil 5 (Mamuju) 9 kursi, Dapil 6 (Mamuju tengah) 4 kursi. Yang terakhir adalah Dapil 7 (Pasangkayu) sebanyak 6 kursi. (fgt).

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed