oleh

Kapal Barcelona Tertangkap Muat Minuman Keras Ilegal

Kapal Motor (KM) Barcelona tertangkap memuat Minuman Keras (Miras) jenis cap tikus, Jumat (27/4/2018) sekitar pukul 23.00 Wita.

Razia dilakukan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Manado yang dipimpin Bripka James Pinamangun.

Patroli rutin tersebut menyita Miras yang diisi dalam 78 botol ukuran 600 ml. Diduga puluhan botol Miras itu akan diberangkatkan menuju Kabupaten Kepulauan Talaud.

Kapolsek Pelabuhan Iptu Deky Demus kepada media menjelaskan, pemilik Miras tersebut hingga kini belum ditemukan. Menurutnya, barang bukti tersebut kini diamankan di Mapolsek Pelabuhan Manado.

Diketahui, Kepolisian Daerah Sulawesi Utara getol melakukan operasi menyisir peredaran Miras ilegal.

Kepolisian Sektor Tikala Polresta Manado sebelumnya menyita ratusan botol minuman keras (miras) tanpa izin di beberapa warung, Senin (23/4/2018).

Kapolsek Tikala AKP Taufiq Arifin didampingi Kanit Reskrim Polsek Tikala Ipda Iyudi Hartanto menjelaskan, dalam operasi tersebut pihaknya menyita ratusan botol Miras.

Barang bukti miras yang disita yakni, 37 botol cap tikus ukuran 600 ml, 38 botol cap tikus ukuran 360 ml, 6 botol cap tikus ukuran 1500 ml dan 47 botol Segaran Sari.

Selain itu ada juga 23 liter cap tikus, 69 botol bir Valentine, 90 botol bir Cassanova dan puluhan botol minimuan dengan berbagai jenis merk.

Hal sama juga dilakukan Kepolisian Sektor Sonder Polres Tomohon yang menyita minuman keras oplosan di Kecamatan Sonder Kabupaten Minahasa, Jumat (27/4/2018).

Minuman keras oplosan tersebut merupakan campuran minuman cap tikus dengan daun mayana, gula aren dan temulawak.

Kapolsek Sonder Iptu Stanly Korua kepada media menjelaskan, minuman tersebut berasal dari Desa Tombasian Kecamatan Kawangkoan yang dijual di warung-warung.

Di tempat berbeda, Unit 1 Satuan Reserse Narkoba Polres Tomohon di bawah pimpinan Aiptu Alvian Kaparang juga menyita minuman keras jenis cap tikus di Kelurahan Kakaskasen Tomohon, Jumat (13/4/ 2018).

Dari operasi tersebut ditemukan sebanyak 50 liter captikus yang diisi dalam 2 galon. Minuman keras tersebut  berada dalam mobil minibus berjenis Xenia dengan nomor polisi DB 1151 BH yang dikendarai oleh lelaki MM (32) dan AK (48).

AKP John Tumate menambahkan, pihaknya akan terus melakukan operasi cipta kondisi.

Pekan sebelumnya, jajaran Kepolisian Resort Minahasa Selatan juga menggelar razia di beberapa tempat hiburan malam, Sabtu (21/04/2018).

Kasat Reserse Narkoba, Iptu Erwin Tanos kepada media mengatakan, razia dilakukan untuk mengantisipasi peredaran  narkoba dan minuman keras ilegal.

Penulis: Efge Tangkudung

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed