oleh

Ratusan Rumah di Boltim Terendam Banjir

Ratusan rumah di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara terendam banjir, Senin (23/4/2018).

Banjir disebabkan oleh tingginya intensitas hujan yang mengakibatkan meluapnya sungai di Kecamatan Nuangan dan buruknya drainase.

Banjir tersebut merendam tiga desa di Kecamatan Nuangan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, yakni Desa Nuangan, Desa Nuangan I dan Desa Nuangan Selatan.

Kepala Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Utara, Joy Oroh kepada media mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD Boltim terkait banjir tersebut.

Menurutnya, dari laporan BPBD Boltim, lebih dari seratus rumah terendam air yang ketinggiannya berkisar satu hingga dua meter.

“Akibat curah hujan yang tinggi sekitar 135 rumah terendam banjir di tiga desa pada waktu sore hari. Ketinggiannya ada yang mencapai dua meter,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, pihaknya akan mendata kerugian warga serta menyalurkan bantuan prioritas untuk masyarakat yang terdampak bencana.

Dia menambahkan, meski ratusan rumah terendam banjir, dari laporan BPBD Boltim tidak ada warga yang meninggal dunia.

“Puji Tuhan, tidak ada korban jiwa akibat bencana alam ini. Kami akan terus berkoordinasi dengan BPBD setempat terkait perkembangan terbaru di lokasi terdampak bencana tersebut,” tambah Oroh.

Dilaporkan juga, jelang malam hari banjir perlahan mulai menyurut dan hujan yang turun tak deras lagi.

Tim gabungan BPBD Boltim, Polsek dan Koramil berada di wilayah terdampak bencana berbaur dengan masyarakat membersihkan lumpur yang masih menggenangi rumah.

Diketahui, awal maret 2018, banjir juga menerjang Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara.

Beberapa kecamatan terdampak banjir dengan tinggi bervariasi seperti Kecamatan Tutuyan (Desa Kayumoyondi),  Kecamatan Motongkad (Desa Molobog) dan Kecamatan Modayag (Desa Moyongkota).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boltim Elvis Siagian saat itu mengakui, selain curah hujan yang tinggi buruknya drainase juga menjadi penyebab banjir.

Menurutnya beberapa daerah yang berada di lokasi rendah sangat rawan digenangi air jika hujan lebat turun di Boltim.

Baca juga: Banjir Terjang 18 Kelurahan di Manado, Ini Daftar Korbannya

Baca juga: Kota Manado Lumpuh Diterjang Banjir dan Longsor

Baca juga: Gali Parit untuk Jalan Air, Sony Beya Terkubur Longsor

Baca juga: Pemprov Sentil Kelambanan Pemkot Pasca Bencana

Dia menjelaskan, saat ini sudah dibangun beberapa bangunan drainase untuk mencegah terjadinya banjir, yang diambil dari anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Penulis: Kayla Carissa

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed