oleh

Kumaat dan Sumbu Bersaing Jadi Rektor Unsrat

Terjawab sudah tiga nama calon Rektor Unsrat (Carek) yang akan diusulkan ke Menristekdikti untuk dipilh menjadi Rektor Unsrat periode 2018-2022.

Menariknya, dari tiga nama yang mengerucut,  dua wanita bakal bersaing ketat menjadi pimpinan universitas nomor satu Sulawesi Utara tersebut.

Mereka yang terpilih adalah Prof Ellen Joan Kumaat (38 Suara), Prof Telly Sumbu (18 Suara) dan Prof Dody Sumajouw (7 Suara).

Ketiganya dipilih oleh 72 anggota senat Unsrat yang memberikan suara mereka pada saat Rapat Tertutup Senat Unsrat, pemilihan tiga nama calon rektor Unsrat yang dilaksanakan di Lantai 4 Gedung Rektorat Unsrat, Rabu (11/04/18) malam.

Ketua Senat Unsrat Prof Jani Khusen kepada media mengatakan, bahwa ketiga nama tersebut akan dikirim ke Menristekdikti dan selanjutnya akan menunggu jadwal untuk dilaksanakan pemilihan Rektor Unsrat.

“Kita sudah ada tiga kandidat rektor baru, nama mereka akan dikirim ke Menristekdikti dan kita tunggu saja jadwal pemilihan selanjutnya,” kata Khusen.

Sebelumnya, telah dilaksanakan Rapat Terbuka Senat (RTS) Unsrat dalam rangka penyampaian visi dan misi program kerja Bakal Calon Rektor (Carek) periode 2018-2022 berlangsung pada Rabu (11/04/18) siang.

RTS yang dilaksanakan di Auditorium Unsrat dan dihadiri oleh  Sekretaris Direktorat Jenderal (Sekjen) Kelembagaan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Pendidikan Tinggi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Dr Agus Indarjo.

Dalam penyampaian visi misi ini diikuti oleh tujuh bakal calon rektor yang nantinya akan dijaring menjadi tiga kandidat calon rektor untuk direkomendasikan ke Kementerian.

Masing-masing kandidat diberikan waktu untuk memaparkan visi dan misi yang akan mereka laksanakan bila nantinya dipilih menjadi Rektor Unsrat periode 2018-2022.

Baca juga: Ini Tahapan Pemilihan Rektor Unsrat

Baca juga: Delapan Nama Bersaing dalam Pilrek Unsrat 2018-2022

Baca juga: 56 Tahun Unsrat, Menuju PT Berkelas Dunia

Baca juga: KPK Geledah Universitas Sam Ratulangi Manado

Bakal Carek Prof Dr Telly Sumbu yang diberikan kesempatan kedua dalam pemaparan visi dan misinya memiliki keinginan yang kuat untuk menciptakan transparansi tentang keuangan Unsrat.

“Pengelolaan keuangan harus transparan sehingga tidak lagi ada pihak berwajib yang mendatangi Unsrat,” kata istri Donald Rumokoy ini.

Dirinya juga sempat menyinggung soal adanya Tuntutan Ganti Rugi (TGR) yang menimpa banyak dosen di Unsrat.

Sedangkan carek lainnya, Prof Dodi Sumajouw mengingkan semua Program Studi (Prodi) yang ada di Unsrat bisa mendapat akreditasi A.

“Saat ini ada 13 prodi yang sudah terakreditasi A, dan masih puluhan prodi lagi yang harus kita perjuangkan untuk mendapatkan predikat akreditasi A ,” kataanya.

Sumajouw juga mengaku telah menyusun program 100 hari pertamnya jika menjadi rektor, diantaranya adalah penataan manajemen dan keuangan yang lebih baik lagi.

Sementara itu carek petahana, Prof Ellen Kumaat dalam penyampaian visi dan misinya berharap, apa yang sudah dilakukannya akan dilanjutkan pada periode mendatang.

“Apa yang sudah kita buat baik akan terus ditingkatkan dan yang belum akan kita laksanakan demi kemajuan Unsrat, ” kata Kumaat.

Penulis : Habel Sirenden

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed