oleh

Ring Road 3 Solusi Kemacetan Manado, ini Lokasinya

Kemacetan yang sudah tidak bisa dibendung di Kota Manado membuat Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara segera mempercepat pembangunan jalan penghubung Winangun – Kalasey.

Proyek yang diberi label Ring Road III ini menelan dana sebesar 110 miliar dan diplot dari dana APBD Sulut.

Pembangunan jalan dengan panjang 15 Km ini menelan biaya konstruksi sebesar Rp150,95 miliar akan dibagi menjadi dua paket pekerjaan, serta biaya supervisi sebesar Rp4,35 miliar.

Untuk pekerjaan konstruksi akan dibagi menjadi dua paket pekerjaan yang akan dilelang terpisah. Untuk paket I sepanjang 2,15 Km dengan anggaran Rp.83,71 miliar dan paket II sebesar Rp. 66,94 miliar dengan pengerjaan sepanjang 2,25 Km.

Kepala BPJN WIlayah XV Manado, Riel Mantik ketika hearing dengan Komisi 3 DPRD Sulut mengatakan bahwa semua pembangunan konstruksi Ring Road III akan menjadi tanggung jawab BPJN.

“Proses pembangunan konstruksi akan dilaksanakan pihak BPJN. Pemprov nantinya akan mengerjakan pekerjaan lain seperti lampu jalan dan lainnya,” kata Mantik.

Dalam hearing tersebut Mantik memberi masukan kepada Komisi 3 DPRD Sulawesi Utara. Menurutnya pihak DPRD harus segera membahaas Perda tentang Ruang Milik Jalan (RUMIJA). Perda ini nantinya bisa mengatur kendaraan tidak seenaknya parkir di badan jalan.

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey meninjau langsung lokasi pembangunan jalan Ring Road III Senin (12/3/2018).

Olly menegaskan bahwa proses pekerjaan harus sudah mulai action pada Maret 2018 sehingga bisa cepat selesai dan digunakan mengurai kemacetan di Kota Manado

“Proses lelang harus segera dilaksanakan, supaya jalan ini cepat selesai dan masyarakat bisa menjadikan Ring Road III sebagai jalan alternatif. Ini bisa mengurai kemacetan di Kota Manado,” kata Olly.

Gubernur Sulut ini juga menegaskan bahwa bila masih ada masalah dengan warga untuk nilai harga pembebasan lahan nanti diurus oleh dinas terkait dan uangnya bisa dititipkan dulu di pengadilan.

Ring Road III merupakan jalan lingkar luar Kota Manado yang dijadikan jalur alternatif oleh warga untuk bisa lebih cepat sampai di tujuan. Seperti halnya Ring Road I (Winangun-Kairagi), Ring Road II (Kairagi-Bengkol).

Penulis : Emmanuel Athlon.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed