oleh

Dosen Penyebar Hoax Merupakan Anggota MCA

Kepolisian Daerah Jawa Barat bersama Kepolisian Resort Majalengka mengamankan Tara Arsih (40), seorang dosen wanita yang menyebarkan berita meresahkan di masyarakat, Senin (26/2/2018).

Tara Arsih ditangkap di daerah Jakarta Utara, karena menyebarkan berita bohong soal seorang muazin (pelantun azan) yang dibunuh oleh orang gila di wilayah Majalengka.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sebuah tablet bermerk Lenovo type 9500 yang diduga merupakan media untuk mengunggah status provokatif tersebut. Selain itu turut diamankan sebuah akun email dengan nama yang diduga milik pelaku.

Dalam akun facebook miliknya yang bernama Tara Dev Sams, postingan tersebut terhitung Senin (26/2/2018) saat ditangkap, sudah dibagikan lebih dari tujuh ribu orang serta dikomentari hampir dua ribu kali.

Kepala Kepolisian Resort (Polres) Majalengka, AKBP Noviana Tursanurohmad kepada media mengatakan, perbuatan pelaku tidak mencerminkan sebagai seorang pendidik dalam berinteraksi di media sosial.

“Pelaku menyebarkan berita meresahkan tanpa dicek dulu kebenaran dari berita yang dia bagikan. Akibatnya warga Majalengka banyak yang marah dan resah akibat postingannya tersebut,” katanya.

Lanjut dia, pelaku awalnya mengaku sebagai seorang dosen di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Namun dari penelusuran, ternyata pelaku bukan sebagai dosen tetap di UII. Dia hanya diperbantukan sejak tahun 2005 untuk mengajar mata kuliah Bahasa Inggris.

Tambah dia, pelaku mengelak jika disebut sebagai penyebar pertama berita tersebut. Namun, Pihak tim Cyber Polri sudah menelusuri dan mendapati pelaku adalah penyebar pertama berita bohong tersebut.

Perbuatan pelaku yang sangat meresahkan, akan dijerat dengan pasal Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang No 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Pelaku Tara Arsih juga diketahui merupakan bagian jaringan Muslim Cyber Army yang sering meresahkan dengan postingan berita provokatif dan tendensius.

Diketahui, postingan Tara Arsih dikaitkan dengan peristiwa pembunuhan yang terjadi di Majalengka belum lama ini. Namun, kasus pembunuhan tersebut sudah berhasil diungkap pihak Polres Majalengka.

Korban pembunuhan bukan seorang muazin namun seorang pensiunan yang dibunuh komplotan perampok. Para pelaku kasus pembunuhan tersebut juga sudah ditangkap pihak Kepolisian Resort Majalengka.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed