oleh

Kelompok Nelayan Dapat Bantuan dari Pemerintah

Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terus berupaya mengembangkan usaha nelayan yang berada di pesisir pantai dengan memberikan bantuan dan asuransi kepada kelompok nelayan.

Dari data statistik yang dikeluarkan oleh Dinas Catatan Sipil (Capil) Minut tercatat ada 13.800 nelayan di Minut, namun hingga kini yang terdata dan memiliki KTP hanya sekitar 5.047 orang.

Dari data itu juga tercatat nelayan yang saat ini menerima asuransi baru mencapai 1.125 orang nelayan itu sesuai dengan kuota asuransi yang dikeluarkan oleh Kementrian Kelautan.

Kepala Dinas Perikanan Minut, Sandrak Tairas kepada media menjelaskan bahwa data dinasnya akan melakukan upaya sehingga pada tahun 2018 semua nelayan di Minut bisa terdata dan memiliki KTP serta asuransi.

“Bayangkan saja dari 13.800 nelayan yang ada masih ada sekitar  8.753 yang belum memiliki KTP nelayan. Apalagi masih sangat sedikit nelayan yang memiliki asuransi dari pemerintah. Tahun ini kami akan berupaya sehingga semua nelayan bisa memiliki KTP dan asuransi,” kata Tairas.

Lanjutnya, Sesuai arahan dari Bupati bahwa nelayan di Kecamatan Wori akan diarahkan untuk membudidayakan rumput laut, hal itu diharapkan dapat meningkatkan produksi rumput laut di Minhasa Utara.

“Kami sebagai pemerintah akan memfasilitasi kelompok nelayan untuk memproduksi rumput laut mereka. Kedepannya untuk memenuhi target tersebut pemerintah berencana menggandeng TNI untuk bersama-sama membantu nelayan dalam pengembangan produski rumput laut,” ujarnya.

Untuk diketahui bahwa pada tahun 2018, Pemkab Minahasa Utara sudah menganggarkan bantuan kepada kelompok nelayan baik budidaya rumput laut dan budidaya ikan laut dan ikan air tawar.

Bantuan yang akan diberikan berupa motor katinting, motor tempel 25 PK dan perahu dengan bahan viberglass.

Khusus untuk budidaya ikan air tawar pemerintah akan bekerja sama dengan Balai Perikanan Budidaya Ikan Air Tawar melalui UPT Balai Kementrian yang ada di Desa Tatelu untuk bisa memberikan bantuan gratis berupa bibit ikan dan bahan pakan ikan baik ikan mas ataupun ikan nila.

“Diharapkan dengan bantuan ini, masyarakat bisa memiliki hasil panen yang melimpah dan bisa meningkatkan kesejahteraan para nelayan baik di laut maupun budidaya ikan air tawar,” pungkasnya.

Penulis : Habel Sirenden

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed