oleh

Rektor Baru Harus Bawa Unsrat Masuk 10 Besar

Ketua Panitia pemilihan Rektor, Prof Sigfried Berhimpon mengatakan, bahwa rektor terpilih nantinya harus mempunyai misi dan visi yang jelas dalam membangun Unsrat.

Menurutnya, rektor baru harus bisa mengedepankan kepentingan Universitas daripada kepentingan pribadi dan golongan. Unsrat ke depan harus bisa masuk dalam 10 besar universitas terbaik di Indonesia.

“Kami berharap rektor baru ini bisa memberikan sumbangsih yang besar buat kemajuan Unsrat kedepan. Siapapun yang terpilih nantinya bisa membuat Unsrat lebih baik lagi dari sekarang,” tegas Berhimpon.

Seperti diketahui, hingga penutupan pendaftaran pada Jumat (09/02/18) sudah ada 8 bakal calon rektor yang akan bertarung menduduki kursi nomor satu di universitas kebanggan Sulawesi Utara.

Hingga pendaftaran ditutup, ada delapan bakal calon rektor yang akan bertarung menduduki kursi nomor satu di universitas kebanggan Sulawesi Utara.

Mereka-mereka yang sudah mendaftar antara lain, Dr Flora Pricilla Kalalo yang sekarang menjabat sebagai Dekan Fakultas Hukum Unsrat, juga sebagai Wakil Rektor (Warek) Unsrat Bidang Umum dan Keuangan (2014-2018).

Kandidat berikut adalah Prof Doddy Sumajouw, mantan Pembantu Dekan (PD) Bidang Kemahasiswaan Fakultas Teknik Unsrat (1999-2002) dan juga menjabat Wakil Rektor (Warek) Bidang Perencanaan, Penganggaran, Kerja Sama (2014-2018).

Selanjutnya adalah Prof Telly Sumbu, mantan Ketua Bagian Hukum, Administrasi Negara Unsrat (2009-2012) dan mantan Dekan Fakultas Hukum Unsrat (2014-2018).

Berikut ada nama Prof Adrian Umboh, yang saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat, juga mantan Ketua Bagian Ilmu Kesehatan Unrat (2012-2016).

Nama lainya adalah Dekan Fakultas Teknik Unsrat, Prof Jefrey Ignatius Kindangen, yang tercatat sebagai mantan Pembantu Rektor bidang Perencanaan, Pengembangan, dan Evaluasi Kinerja (2008-2010).

Kemudian ada nama Rektor petahana, Prof Ellen Joan Kumaat. Prof Ellen juga pernah menjabat sebagai Dekan Fakutas Teknik Unsrat (2006-2010), Pembantu Dekan Fatek (2002-2006) serta juga pernah menjabat sebagai Ketua Program Studi Program Pascasarjana Teknik Sipil Unsrat (2002-2007).

Pada hari terakhir ada dua nama yang mendaftar. Mereka adalah Prof Grace Kandouw yang kini menjabat Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Unsrat . Nama terakhir adalah Ketua Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Unsrat yakni DR Judy O Waani.

Diketahui, Suksesi Rektor Universitas Sam Ratulangi selalu menyajikan pertarungan sengit bak pemilihan Kepala Daerah. Banyak drama yang sering terjadi dalam pemilihan Rektror Unsrat tersebut. Pertarungan Rektor Unsrat selalu dikaitkan melibatkan hegemoni mulai dari Fakultas, Rektorat bahkan hingga ke tingkat pusat.

Penulis : Habel Sirenden

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment

News Feed