oleh

Tabrak Kakek, Seorang Pemuda Tewas Mengenaskan

Seorang pemuda yang mengendarai sepeda motor, Indra (21), warga Desa warga Talaitad Utara tewas usai menabrak seorang Lanjut Usia (Lansia), Jhon (62).

Kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi di ruas jalan Raya Desa Rumoong Atas Kecamatan Tareran Kabupaten Minahasa Selatan, Minggu (4/2/2018), sekira pukul 22.30 Wita.

Kapolres Minahasa Selatan, AKBP FX. Winardi Prabowo didampingi Kasat Lantas, AKP Ferdinand Runtu kepada media membenarkan kejadian kecelakaan tersebut.

Dijelaskan Prabowo, kecelakaan lalu lintas tersebut berawal ketika pengendara sepeda motor dan kakek tersebut hendak pulang usai menikmati hiburan di pasar malam.

Menurutnya, ketika kakek Jhon sedang berjalan, tiba-tiba diseruduk dari belakang oleh seorang pemuda yang menggunakan sepeda motor miliknya berjenis Yamaha Vixion nomor polisi DB 2261 BP.

Akibatnya, keduanya langsung terlempar dari posisi awalnya. Diduga saat terpental kepala korban terbentur dengan keras di aspal.

Kejadian tersebut langsung membuat warga di sekitar lokasi mengevakuasi keduanya ke Puskesmas Lansot Tareran. Namun karena kondisi luka yang serius membuat mereka langsung dirujuk ke RS Bethesda Tomohon.

Kasat Lantas, AKP Ferdinand Runtu menambahkan, akibat luka serius di bagian kepala, pengendara sepeda motor tak bisa tertolong.

“Pengendara sepeda motor akhirnya meninggal dunia setelah mendapatkan perwatan medis. Diduga luka di bagian kepala akibat benturan tersebut sangat parah,” jelasnya.

Ditambahkannya, Kakek Jhon juga kini masih mendapatkan perawatan tim medis akibat luka yang dideritanya.

Masih di daerah yang sama, kecelakaan maut juga terjadi di di ruas Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan, Senin (5/2/2018), sekira pukul 11.00 Wita.

Kecelakaan ini melibatkan mobil Ford bernomor polisi DB 2038 DA dengan Suzuki bak terbuka DB 8241 KB.

Akibat kecelakaan tersebut, seorang penumpang mobil bak terbuka meninggal dunia karena mengalami luka serius.

Kapolres Minahasa Selatan, AKBP FX. Winardi Prabowo menjelaskan, kecelakaan bermula saat sebuah mobil Ford dari Amurang menuju Kotamobagu melaju dengan kecepatan tinggi.

Entah kenapa, mobil tersebut keluar jalur kanan dan mengambil ruas jalan milik mobil dari arah berlawanan. Saat bersamaan datang mobil bak terbuka yang dikemudikan Jufry Wongkar dan dengan penumpang Okta yang duduk di depan. Tabrakan pun  tak terelakkan.

Nahas, tabrakan tak seimbang antara dua mobil beda bobot tersebut membuat Okta langsung tewas mengenaskan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Parahnya, pengemudi mobil Ford langsung melarikan diri usai kejadian tersebut meninggalkan mobilnya di lokasi.

“Petugas sudah melakukan olah TKP dan mengevakuasi para korban. Kedua mobil sudah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Prabowo.

Dia juga berjanji sudah mengerahkan personelnya untuk mengejar pengemudi mobil Ford.

“Untuk pengemudi diminta untuk segera menyerahkan diri mempertanggungjawabkan perbuatannya. Identitasnya kini masih diselidiki, namun petugas kami sudah melakukan pengejaran kepada yang bersangkutan,” katanya.

Penulis: Efge Tangkudung

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed