oleh

Rolling Pejabat, Perjelas Keretakan Bupati-Wabup Ini?

Pelantikan 11 Kepala UPTD Puskesmas (Kapus) di Kabupaten Minahasa Utara, Rabu (24/1/2018) kini disebut memperjelas keretakan antara dua pimpinan daerah ini.

Bupati Minahasa Utara, Vonny Anneke Panambunan (VAP) diketahui kembali melakukan penyegaran di lingkungan Dinas  Kesehatan guna memberikan pola pelayanan yang baik.

Ada 11 Kepala UPTD Puskesmas (Kapus) di Minahasa Utara yang diambil sumpahnya untuk melaksanakan tugas ditempat dan posisi yang baru, Rabu (24/1/2018). Pelantikan 11 Kapus ini dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Minut, Jemmy Kuhu di Kantor Bupati Minahasa Utara.

Dalam sambutannya, Kuhu berharap dengan adanya penyegaran di lingkungan Dinas Kesehatan ini bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Mutasi ini adalah hal yang wajar guna memberikan penyegaran dalam pelayanan kepada masyarakat. Laksanakanlah tugas baru ini dengan semangat dan pelayanan yang lebih baik,” kata Kuhu mengutip pesan bupati.

Kuhu menegaskan bahwa pejabat yang baru dilantik ini bisa memahami serta menjalankan tugas fungsi dan jabatan yang mereka emban sekarang.

“Ini merupakan kepercayaan yang diberikan oleh Ibu Bupati kepada mereka yang baru dilantik. Jagalah kepercayaan ini dengan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, sehingga visi dan misi bupati dan wakil bupati bisa tercapai khususnya di bidang kesehatan,” tegasnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Minut, dr Rina Widyati berharap kepada Kapus yang baru dilantik bisa senantiasa lebih meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Kalian adalah orang pilihan yang ditugaskan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Minut, lakukanlah tugas kalian dengan penuh tanggung jawab,” kata dia.

Namun, dari sejumlah nama yang dilantik tersebut tak tampak tiga nama dokter yang sebelumnya menjabat Kepala Puskesmas.

Mereka adalah dr Nicolas Tirayoh (mantan Kepala UPTD Puskemas Kema), dr Elsine Towoliu (mantan Kepala UPTD Puskemas Airmadidi) dan dr Ezra Suatan (mantan Kepala UPTD Puskemas Talawaan).

Dari penelusuran tiga nama tersebut masih memiliki hubungan kekerabatan keluarga dengan Wakil Bupati, Joppy Lengkong.

Sebenarnya kabar keretakan orang nomor satu dan dua di Kabupaten Minut sudah terendus media sejak pertengahan tahun lalu.

Pasalnya, keduanya tak lagi menampakkan kemesraan seperti masa awal dilantik tahun 2016 lalu. Tapi keduanya selalu berusaha menepis dan menutupi keretakan tersebut.

Keretakan tersebut mulai terlihat ketika Wakil Bupati Joppy Lengkong memilih menjadi kader partai lain, meski diajak Bupati Panambunan yang merupakan Ketua DPD partai Gerindra Sulut.

Jumat (19/1/2078) lalu, dalam sebuah ibadah, Bupati Vonny Panambunan juga sempat curhat masih menyayangi Bupati Joppy Lengkong dan istrinya. Keduanya tidak terlihat hadir dalam kegiatan tersebut.

Marlon Kowuh warga Lembean mengaku sedih jika kabar keretakan keduanya benar adanya.

“Ketika pemimpin yang seharusnya bekerjasama kini tak lagi bertegur sapa apalagi gontok-gontokan, dapat dipastikan kinerja eksekutif tak optimal,” katanya dengan nada sedih.

Adapun nama-nama pejabat kepala Puskesmas yang dilantik adalah:

dr Jane SJ Manua menjabat Kapus Wori

dr Amelia Runtu menjabat Kapus Kema

dr Resina Tatawi menjabat Kapus Kolongan

dr Youce Togas menjabat Kapus Kauditan

dr Debby Montung menjabat Kapus Airmadidi

dr Harold Sepang menjabat Kapus Tinongko

dr Eltien Wowor menjabat Kapus Batu

dr Yusuf Nainggolan menjabat Kapus Tatelu

dr Olivia Shinta menjabat Kapus Talawaan

dr David Sembor menjabat Kapus Mubune

dr Ronal Wurangian menjabat Kapus Likupang.

 Penulis: Habel Sirenden

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment

News Feed