oleh

Polda Sulut Seriusi Ribuan Kasus yang Belum Selesai

Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara mengaku masih akan menyelesaikan sejumlah kasus pidana menonjol pada tahun 2018.

Dari data yang dibeberkan, masih ada 2361 kasus yang masih menjadi pekerjaan rumah di tahun baru 2018.

Hal ini dikatakan Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Drs. Bambang Waskito akhir tahun 2017 lalu di aula Tribrata Mapolda.

“Hingga bulan November jumlah kasus pidana yang menonjol di Sulut ada 9680 kasus dan sudah terselesaikan sebanyak 7319 kasus. Tentunya pihak kepolisian akan menyelesaikan sejumlah kasus tersebut,” kata Waskito.

Dijelaskannya, kasus pidana tahun 2017 mengalami penurunan dibanding tahun 2016 lalu.

“Tahun 2016, ada 11.004 kasus menonjol dan diselesaikan 9289 kasus. Ini turun 12 persen,” jelasnya.

Lanjut Waskito sejumlah kasus tersebut meliputi kasus pembunuhan, penganiayaan, pemerkosaan, pencurian dengan kekerasan, KDRT dan perkelahian.

Untuk kasus penyalahgunaan Narkoba, Waskito menunjukkan keseriusan Polda Sulut dalam pemberantasan barang haram tersebut.

“ Tahun 2017 kasus narkoba naik 208 perkara dibanding tahun 2016 dengan 116 perkara,” jelasnya.

Untuk jumlah tersangka menurutnya, ada 252 orang dengan sejumlah barang bukti yang disita.

“Barbuk di antaranya ada 359,81 gram ganja, 128,621 gram sabu-sabu, dan 40,98 tembakau gorilla. Untuk Miras ada 10 ribu liter minuman jenis cap tikus dan 4792 botol minuman beralkohol lain,” ucapnya.

Untuk tindak pidana korupsi, dijelaskannya pihak Polda Sulut menyelamatkan uang negara sebesar 5,8 miliar rupiah.

“Ada 9 perkara korupsi yang selesai, P21 12 perkara, sidik 2 perkara dan SP3 1 perkara,” jelasnya.

Yang jadi perhatian, Kapolda mengungkapkan kenaikan jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Sulawesi Utara.

“Tahun 2017, dari data hingga November ada 1414 kasus kecelakaan lalu lintas dengan jumlah meninggal ada 365 orang. Ini mengalami kenaikan dibanding tahun lalu,” katanya.

Untuk pelanggaran lalu lintas juga menurutnya terjadi peningkatan yang sangat signifikan menjadi 61.952 kasus.

“Ini mengalami 28.221 kasus selama satu tahun berjalan,” katanya lagi.

Menurut Waskito, Polda Sulut akan terus memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat agar tercipta situasi tertib dan kondusif.

“Kami meminta bantuan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di lingkungan sendiri. Patuhi semua hukum yang berlaku. Jika ada hal mencurigakan segera laporkan,” tutupnya. .

Penulis: Kayla Carissa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed