oleh

Pertama Kali, Kejuaraan Grasstrack Sulut Pakai Alat Ini

Kejuaraan grasstrack bertajuk ‘X-Mas Grasstrack OD-SK’ akan digelar di Sirkuit Sulut Hebat Kolongan, Minahasa Utara Jumat-Sabtu (29-30/12/2017).

Uniknya, kejuaraan kali ini akan menggunakan transponder atau alat pencatat waktu putaran pembalap secara otomatis.

Ketua Panitia Christmas Festival,Adriana Dondokambey mengatakan penggunaan transponder timing system adalah yang pertama kalinya di Sulawesi Utara.

“Jumlah lap yang sudah dilalui pembalap akan tercatat secara otomatis dan  dicantumkan di monitor. Pokoknya seperti kejuaraan bertaraf internasional,” katanya.

Dia menambahkan, kejuaraan ini merupakan bagian Christmas Festival 2017 di Sulawesi Utara. Kejuaraan ini juga sebagai ajang pencarian bibit pebalap handal Sulawesi Utara.

“Kejuaraan ini juga menjadi promosi pariwisata Sulut serta memberikan hiburan kepada masyarakat pecinta otomotif,” tambahnya.

Lanjut dia, bagi peserta yang ingin mengikuti untuk menghubungi Sekretaris Panitia, Bomby pinontoan di nomor 085398694495.

“Masyarakat juga gratis menyaksikan kejuaraan ini. Pemprov juga sudah menyiapkan tenda peneduh,” tutupnya.

Kejuaraan grass track ini nantinya akan mempertandingkan 13 kelas standar Ikatan Motor Indonesia (IMI). Sirkuit tempat kejuaraan ini digelar mempunyai panjang 1300 meter dan lebar sirkuit 6-23 meter.

Diketahui, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pengprov Sulawesi Utara mengukir prestasi nasional dalam Grand Final Kejurnas Grasstrack 2017.

Dalam kejuaraan yang digelar di Talang Kerangan Pali Sumatera Selatan (2-3/12/2017), pebalap Sulut Vernando Tulandi berhasil menahbiskan diri menjadi juara nasional.

Turun di kelas Junior, Vernando Tulandi berhasil mengharumkan nama Sulut setelah keluar sebagai Juara Umum setelah mengumpulkan total poin 94.

Poin tersebut didapatkan dari dua kelas yang diikuti yakni, Bebek Modifikasi 4T 110cc junior (Kejurnas) dan Bebek Modifikasi 4T 125cc junior (Kejurnas). Pebalap yang dibesarkan oleh THL Racing Team Mitra ini harus bersaing ketat dengan ‘musuh bebuyutannya’ Giancarlo Fiesta dari Kalimantan Selatan.

Kemenangan ini tentunya menjadi bukti bahwa pebalap-pebalap asal Sulut bisa menjadi andalan Indonesia di masa depan.

Sejumlah tokoh otomotif Sulut diketahui tanpa lelah getol mengorbitkan para pebalap berprestasi. Sebut saja James Sumendap, Chiristian Egam, William Luntungan, Joost Waas, Bomby Pinontoan dan sejumlah pengurus IMI lainnya.

Penulis: Kayla Carissa

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed