oleh

Pemesan GoFood Misterius Berhasil Ditangkap Polisi

Pemesan GoFood misterius yang selama ini meresahkan para driver Gojek, Neka Parasu (21) alias Tikwa akhirnya berhasil ditangkap polisi .

Laporan pengaduan yang masuk dari para driver Gojek membuat Tim Dua Resmob Manguni langsung bergerak cepat untuk menangkap pelaku.

Berdasarkan akun Facebook (FB) bernama Calvien Liem, tim IT Manguni berhasil mendapatkan jejak alamat keberadaan tersangka.

Tidak butuh waktu lama buat kepolisian menangkap pelaku pemesan Go Food fiktif ini.

Dengan bantuan dari Tim Manguni Lovers dan penyelidikan di lapangan, Tim Dua Resmob Manguni berhasil menangkap tersangka.

Tersangka bernama Neka Parasu (21) alias Tikwa berhasil dibekuk di Sario Tumpaan atau di belakang Granpuri Hotel Manado.

Diketahui, pemesan yang tidak bertanggung jawab ini diketahui selama ini melakukan orderan makanan. Namun ketika para driver ojek sudah membeli makanan, ponsel pemesan suda dalam keadaan tidak aktif.

Sejumlah driver Gojek menjadi korban pemesanan fiktif tersebut. Anehnya, orderan yang tergolong bernilai besar tersebut merujuk satu rumah makan yang sama.

Terakhir orderan salah satu driver Gojek senilai Rp362 ribu. Dari pengakuan tersangka ia melakukan ini hanya untuk membantu bosnya.

“Saya lakukan ini agar rumah makan milik bos saya bisa laku terjual,”ujar Neka.

Neka mengaku modus ini dilakukan dengan memesan GoFood di rumah makan milik bosnya, selesai melakukan pemesanan dan mengetahui korban driver Gojek sudah menuju lokasi  yang ada, handphone kemudian dimatikan.

Menurut dia, penipuan ini sudah dilakukan berulang kali.

“Setelah driver Gojek membayar makanan yang dipesan dan menuju ke lokasi saya, handphone yang saya gunakan langsung dimatikan” kata pembantu rumah tangga ini.

Kanit Resmob Team Manguni AKP  Frelly Sumampow membenarkan bahwa pelaku  sudah berhasil diamankan.

“Ya memang benar apa yang ada di  grup Facebook  Manguni Lovers bahwa tersangka pemesanan GoFood fiktif sudah ditangkap dan kini pelaku serta barang bukti sudah berada di Mapolda Sulut ,“ katanya.

Lanjut Sumampow, Aplikasi Gojek ini adalah bukan mainan, aplikasi ini dibuat untuk mempermudah masyarakat dalam memenuhi kebutuhan transportasi.

“Diharapkan kepada seluruh masyarakat yang ada di Sulwesi Utara pengguna aplikasi Gojek, jangan pernah coba-coba untuk melakukan kejahatan seperti ini, karena aparat kepolisian tidak akan segan-segan menindaknya,” ujarnya.

Tim Resmob Manguni akan memanggil bos rumah makan yang disebut-sebut sering menerima orderan GoFood fiktif untuk dimintai keterangan, karena mungkin saja terjadi kerjasama.

Penulis : Fredrik Manuel

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed