oleh

Ahmad Dhani Ancam Lapor Balik Lapian  

Tersangka kasus ujaran kebencian di Media Sosial (Medsos) Ahmad Dhani Prasetya, melalui juru bicaranya mengancam akan melaporkan balik putra Kawanua Jack Lapian.

Harris, juru bicara Ahmad Dhani mengatakan dirinya akan melakukan upaya lapor balik kepada Lapian, yang merupakan cucu Pahlawan Nasional asal Sulawesi Utara BW Lapian.

“Ya, kami akan lapor balik Jack Lapian dengan tuduhan pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan atau fitnah,” kata Harris.

Lanjutnya, upaya lapor balik yang mereka lakukan untuk menghindari melakukan pelaporan terhadap seseorang dengan ngawur dan asal-asalan.

Diketahui, kasus ini bermula pada 6 Maret 2017 setelah Ahmad Dhani berkicau melalui akun Twitternya @AHMADDHANIPRAST yang tulisannya dianggap menghasut dan penuh kebencian terhadap pendukung Ahok.

Atas dasar itulah pendiri BTP Network, Jack Lapian melaporkan Ahmad Dhani ke Polda Metro Jaya pada Kamis (09/03/2017) lalu dengan kasus ujaran kebencian.

“Di sini sudah saya print (bukti) yang paling berat adalah (kicauan) ‘Siapa saja yang dukung penista agama adalah b*jingan yang perlu diludahi mukanya’,” kata Jack di Mapolda Metro Jaya, waktu itu.

Dhani dilapor karena cuitannya di medsos diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Dan pada tanggal 23 November 2017 Penyidik Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan Ahmad Dhani sebagai tersangka ujaran kebencian.

Penetapan tersangka terhadap Ahmad Dhani dilakukan setelah dilakukan gelar perkara untuk menetapkan status vokalis grup band Dewa itu.

“Kami sudah melakukan gelar perkara dan penyidik menilai kasus Dhani sudah memenuhi unsur pidana dan kita tetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka,” ujar Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Iwan Kurniawan.

Penyidik menetapkan Dhani sebagai tersangka, karena telah memiliki dua alat bukti yang cukup.

“Jadi dari hasil penyelidikan dan penyidikan, kita sudah temukan ada dua alat hukti yang cukup untuk menetapkan status bersangkutan sebagai tersangka,” ujar Iwan.

Ahmad Dhani sudah memenuhi surat panggilan Polres Metro Jakarta Selatan untuk diperiksa pada tanggal 30 November 2017 pada pukul 14.45 Wita.

Penulis : */ Habel Sirenden

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed