oleh

Kota Kotamobagu Terima Tiga Penghargaan Nasional

Kota Kotamobagu kembali mengukir prestasi gemilang di akhir tahun 2017.

Tak tanggung-tanggung langsung dua penghargaan bakal disematkan buat kota yang dipimpin oleh Tatong Bara ini pada 28-29 November 2017.

Selain itu Pemkot Kotamobagu juga akan menerima penghargaan sebagai salah satu Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) dari Presiden RI, pada 10 Desember 2017 mendatang.

Penghargaan yang akan diterima adalah Swasti Saba Padapa yang diberikan bagi Kota Sehat 2017 dan penghargaan Successfull Use of Digital Technology (Application) For Improving Public Services (sukses memanfaatkan teknologi digital aplikasi) serta Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM).

Kepastian Kotamobagu menerima penghargaan setelah menerima undangan yang ditujukan kepada Walikota dan Wakil Walikota.

“Alhamdulilah, kita sudah mendapat udangan untuk menerima penghargaan Swasti Saba dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan,” ungkap Indha Hasan, anggota Kota Sehat Kotamobagu 2017.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan kebanggaan seluruh masyarakat Kota Kotamobagu.

“Terima kasih Ibu Tatong, dan masyarakat yang sudah menjaga kebersihan lingkungan, kesehatan dan lainnya sehingga kita bisa diberikan penghargaan ini,” lanjut Indha.

Walikota Kotamobagu Tatong Bara, memberikan apresiasi akan penghargaan ini dan ucapan terima kasih kepada semua pihak.

“Semua ini karena kita fokus kerja, disiplin dan serius. Alhamdulillah, program dari pemerintah disupport penuh oleh masyarakat,” kata Tatong.

“Peran media sangat membantu terutama selalu memberi support dan perhatian serta ikut merespon program pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat. Terima kasih saya buat semua masyarakat yang telah ikut terlibat dan mendukung sehingga kita bisa meraih penghargaan-penghargaan ini,” terang Tatong.

Selain menerima penghargaan sebagai Kota Sehat, Kotamobagu juga menerima penghargaan di bidang aplikasi Informasi dan Teknologi (IT).

Tatong menambahkan bahwa penghargaan ini sudah sejalan dengan visi misi yang dijalankan Pemkot Kotamobagu yang sudah diterapkan Tata Kelola Birokrasi sejak tahun 2014 melalui penerapan Standar Pelayanan Masyarakat (SPM) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) layanan publik melalui penggunaan IT.

“Tiga tahun terakhir, Ombudsman dan Kemenpan selalu memberikan pendampingan serta penilaian atas program Pemkot ini. Seluruh komponen IT dan tenaga ahli IT di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo  terintegrasi dalam satu pengawasan untuk peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM). SKPD juga menjadi mutlak dalam mengelola layanan pubkik berbasis IT,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Kota (Sekot) Adnan Massinae menuturkan, penghargaan sebagai salah satu Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan salah satu penghargaan paling istimewa di tahun ini, karena ini merupakan penghargaan untuk ketiga kalinya secara beruntun.

“Penghargaan sebagai Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) bagi Pemkot Kotamobagu adalah untuk ketiga kalinya, terlebih khusus untuk Ibu Tatong yang selalu berusaha memenuhi Hak Asasi Manusia (HAM), menjadi penghargaan istimewa karena diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 10 Desember di Yogyakarta,” tukas Adnan.

Penulis : Antonnyus Inra

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed