oleh

Siladen dan Lembeh, Destinasi Selam Terbaik Dunia

Pariwisata Sulawesi Utara (Sulut) kembali menjadi bahan perbincangan dunia, usai turut mengantarkan Indonesia terpilih menjadi destinasi bawah laut terbaik dunia.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Dive Magazine, yang berpusat di Kota London, Inggris.

Dive Magazine merupakan majalah diving kelas dunia yang terbit sejak tahun 1995, dan selalu menjadi referensi para penyelam.

Siladen Resort and Spa, yang berada di pusat taman laut Bunaken, Sulut dinobatkan menjadi resort dan pusat penyelaman terbaik tahun 2017.

Siladen Resort and Spa menyisihkan Oblu Heneli di Maladewa yang juga dikenal sebagai tujuan pariwisata dunia yang kesohor.

Siladen Resort and Spa meraih 820 suara dari total 3.117 suara meninggalkan resort di Maladewa tersebut yang hanya meraup 469 suara.

Siladen Resort and Spa. (foto: ist).

Siladen Resort & Spa merupakan resort di Pulau Siladen, yang berada di pusat Taman Nasional Bunaken, Sulawesi Utara.

Baca: Asal Nama Manado Tua, Pulau Penghias Cakrawala

Resort bergaya tropis ini memiliki atap jerami dan lantai kayu serta menyediakan kolam renang outdoor dan kawasan pantai pribadi.

Para tamu bisa menikmati keindahan laut dilengkapi dengan semua fasilitas seperti TV satelit, wifi dan makan malam romantis di restoran yang menyediakan aneka menu internasional.

Bukan hanya itu, Lembeh Resort yang berada di Kabupaten Minahasa Utara, Sulut juga berhasil berada di posisi keempat dalam posisi 10 besar hasil polling.

Dalam penghargaan tersebut, Dive Magazine membagi tiga kategori yakni Best Destination 2017, Best Dive Centre or Resort 2017, dan Best Liveboard 2017.

Untuk Kategori Best Destination, Indonesia tak tergoyahkan menjadi tujuan pariwisata bawah laut terbaik dunia.

Indonesia meraih 1.067 dari total 9.399 suara meninggalkan Filipina (749 suara) dan Kepulauan Azores, Portugal ( 576 suara).

Siladen Resort and Spa. (foto: ist).

Ini menjadi ulangan prestasi tahun 2016 lalu, Indonesia berhasil merebut kategori yang sama.

Indonesia nyaris menyapu bersih tiga kategori tersebut. Sayang dalam hasil akhir  dalam Kategori Best Liveboard 2017, Indonesia yang diwakili Pelagian dari Sulawesi kalah satu suara dari Sea Hunter di Cocos Island, Costa Rica.

Baca: Manado Skyline, Destinasi Paragliding Terbaik Dunia

Menteri pariwisata, Arief Yahya mengucapkan kekaguman dan kebanggaannya dengan prestasi yang dicapai Indonesia tersebut.

Penghargaan ini menurutnya, akan mengangkat martabat Indonesia karena melalui proses kompetisi panjang dan dilaksanakan lembaga kredibel dan memiliki reputasi mumpuni.

“Sangat Membanggakan, Dive Magazine menempatkan Indonesia sebagai nomor satu dunia. Tahun ini kembali kita rebut kembali,” katanya bangga, Minggu (5/11/2017).

Siladen Resort and Spa. (foto: ist).

Arief juga menyebut, kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras semua pihak yang sudah berjuang.

“Kemenangan itu sudah direncanakan, tidak datang tiba-tiba. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah mempromosikan destinasi wisata di Indonesia,” katanya.

Menurutnya, tahun 2016 lalu, pariwisata Indonesia mendapat 46 penghargaan dari 22 negara.

Diketahui, polling online tersebut dimulai pada Mei 2017 untuk menjaring ratusan destinasi bawah laut di seluruh penjuru dunia. Dari ratusan opsi tersebut kemudian mengerucut menjadi 25 pilihan setiap kategorinya.

Voting final kemudian digelar pada periode 1-31 Oktober itu. Hasilnya Indonesia menjadi jawara dalam dua kategori.

Berikut daftar lengkap para pemenang:

Best Destination 2017

  1. Indonesia
  2. Filipina
  3. Azores
  4. Meksiko
  5. Maldives
  6. Mesir/Laut Merah
  7. Bahamas
  8. Thailand
  9. Fiji
  10. Papua New Guinea

Best Dive Centre or Resort 2017

  1. Siladen Resort and Spa, Bunaken, Indonesia
  2. Oblu Heneli, Maldives
  3. Wakatobi, Indonesia
  4. Lembeh Resort, Indonesia
  5. Atmosphere Dauin, Filipina
  6. Misool, Indonesia
  7. Papua Paradise, Indonesia
  8. Atlantis Diving Centre, Indonesia
  9. Blue Corner Dive, Indonesia
  10. Aiyanar, Filipina

Best Live Board 2017

  1. Sea Hunter, Cota Rica
  2. Pelagian, Indonesia
  3. Bahamas aggresor
  4. FeBrina, Papua New Guinea
  5. Nautilus Explorer, Meksiko
  6. M/V, Galapagor Master
  7. M/V Sea Spirit, Maldives
  8. M/y Blue Horizon, Laut Merah
  9. M/V Ocean Shapire, Maldives
  10. Carpe Vita, Maldives.

Penulis: Efge Tangkudung

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed