oleh

Indonesia Raih Hasil Buruk di Piala Sudirman

Tim bulu tangkis Indonesia menuai hasil buruk dalam gelaran piala Sudirman 2017 setelah gagal melaju ke babak perempat final.

Hasil ini bahkan menjadi hasil terburuk selama keikutsertaannya di lima belas kali piala Sudirman dipertandingkan.

Dalam partai melawan Denmark, Indonesia sebenarnya mampu menang dengan skor 3-2.

Sayang, hasil tersebut tak mampu membawa Indonesia ke babak berikut karena di pertandingan pertama melawan India, Indonesia takluk 1-4.

Indonesia hanya menempati peringkat ketiga klasemen Grup 1D Piala Sudirman di bawah India dan Denmark.

Indonesia kalah selisih kemenangan dari India dan Denmark. Indonesia hanya mencatat 4-6, sementara India 5-5 dan Denmark 6-4.

Menghadapi Denmark di Carrara Indoor Sports Stadium, Gold Coast, Australia, Indonesia mengawali pertandingan dengan menurunkan wakilnya Praveen Jordan/Debby Susanto di nomor ganda campuran.

Juara All England 2016 itu mengalahkan Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen dengan dua game langsung 21-12 dan 21-13.

Anthony Sinisuka Ginting yang turun di partai tunggal putra kembali memberikan harapan ketika mengalahkan tunggal putra peringkat tiga dunia, Viktor Axelsen. 13-21, 21-17 dan 21-14.

Namun, tak disangka pasangan ganda putra nomor satu dunia yang menjadi tulang punggung Indonesia di kejuaraan ini, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo justru kalah di partai ketiga.

Mereka terlihat gugup dan harus mengakui kehebatan pasangan Mathias Boe/Carsten Mogensen 21-16, 22-24, 21-23.

Tunggal putri Indonesia Fitriani sempat memberikan asa Indonesia dengan  menang rubber game 22-24, 21-15, dan 21-14 atas Mia Blichfeldt.

Sayang di partai penentuan, pasangan Greysia Polii/Apriani Rahayu tak berdaya melawan pasangan Denmark 21-18, 13-21, dan 21-13.

Manajer Tim Indonesia Susy Susanti usai pertandingan di Carrara Indoor Sports Stadium, Gold Coast, Australia meminta maaf atas kegagalan ini.

Dia juga berjanji akan menambal segala kekurangan yang terlihat selama turnamen berlangsung.

“Melihat penampilan atlet-atlet kita, memang ada kekurangan. Tapi perjuangan dan semangat yang ditampilkan hari ini, paling tidak bisa membuktikan bahwa kita masih ada,” kata peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 ini.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed